Menu

Arti Kedutan Telinga Kiri atau Kanan sampai Berdenging

Mungkin bukan hal baru kalau kita mencari arti kedutan telinga kiri berulang-ulang sehingga kita tidak lagi mengerti harus berbuat apa, dan juga tafsir kedutan telinga kanan terus menerus tidak mau berhenti tentu memberikan pertanyaan dalam hati, apakah sebenarnya yang akan terjadi, dan akan ada pertanda apa dari keadaan tersebut? Memikirkan hal ini sama saja degan mencari arti telinga berdenging seolah ada suara keras yang kita dengarkan, misalnya ketika kita habis mendengarkan suara kuat sampai mau pekak. Ini tentu akan memberikan pertanyaan tersendiri dalam hati karena menemukan semua itu untuk kemudian mengartikan secara cepat bukan hal mudah, apalagi kalau kita tidak mengerti sama sekali tentang primbon jawa atau hal lain terkait mitos yang berkembang di lingkungan kita.

Memang sudah menjadi hal yang lumrah ketika kita mengalami gejala berdenyut pada organ tubuh tertentu misalnya di mata atau bibir, kadangkala hal ini dijadikan sebuah alasan untuk mencari arti kedutan yang sebenarnya tidak perlu dipikirkan mengenai hal itu, apalagi sampai menghubungkannya dengan mitos tertentu atau hal buruk dimasa depan, kadang kita sampai terobsesi dengan hal seperti ini sehingga malah menjadikan beban pikiran tersendiri, rasa khawatir, cemas dan tidak tenang akan selalu hadir sehingga bukan tidak mungkin dimasa depan hal itu akan berdampak buruk bagi kehidupan kita dan menjadikan seseorang tidak bisa fokus dengan pekerjaan yang harus diselesaikan karena memikirkan hal yang sama yakni mengenai apa dan bagaimana tentang kedutan di telinga yang tidak akan tenang sebelum menemukan jawaban yang pasti untuk hal tersebut.

Kalau dihubungkan dengan primbon, makna kedutan di telinga memang memiliki arti tersendiri, hal ini bergantung pada kedutan tersebut terjadi pada telinga sebelah kanan atau kiri, bagian daun telinga atau bagian dalam yang memiliki maksud tidak sama. Kalau kita cermati lebih lanjut, tafsiran kedutan pada telinga hampir mirip dengan kedutan di mata yang maknanya merupakan pertanda baik, meskipun adalah pula yang mengatakan bahwa itu adalah sebuah firasat buruk.

Misalnya kedutan pada telinga sebelah kanan, sering diartikan sebagai pertanda bahwa kita akan berjumpa degan seseorang yang jauh dan lama tidak bertemu. Ini bisa bermakna perjumpaan dengan sahabat dekat, teman masa kecil, atau anggota keluarga yang merantau jauh dari kampung halaman.

Sedangkan kedutan pada telinga kiri bermakna bahwa ada orang yang sedang membicarakan kita, namun itu adalah tentang kebaikan. Kalau dalam bahasa Jawa ‘ono sing ngrasani’. Meskipun seringkali diartikan dengan hal tidak baik, orang yang membicarakan kita ada pula yang bermakna dalam hal positif, misalnya membicarakan prestasi kita, sifat baik kita, atau hal lain tentang kebaikan.

Melihat pada dua makna diatas tentu dapat kita lihat bahwa tidak ada yang perlu dikhawatirkan mengenai kedutan di telinga kiri maupun kanan karena semua sama, memiliki makna tentang kebaikan. Ini menandakan kita akan lebih bersemangat dalam menjalani aktivitas karena tidak ada yang perlu dirisaukan mengenai kehidupan kita dan kaitannya dengan ramalan. Namun demikian seandainya apa yang ada dalam tafsiran tersebut adalah sesuatu yang buruk maka tidak perlu berkecil hati asalkan kita tetap yakin pada Sang Pencipta dan memiliki rasa percaya diri akan hari depan yang lebih baik lagi dari saat ini. Ini akan menjadi energi tersendiri sehingga kita senantiasa dapat bersemangat dalam menghadapi hari depan dengan rencana yang telah kita persiapkan sebelumnya.